Sejarah Kejatuhan Soeharto akan Difilmkan

“Ini film idealis gue, dan ini bicara interaksi wartawan dengan Soeharto dan tentang kejatuhan Soeharto. Ini akan menjadi film indie tahun ini,” terang Helfi yang ditemui di Prapanca, Jakarta Selatan, Selasa (23/2).

Film ini dibuat secara indie, yang artinya segala biaya akan ditanggung Helfi. Ini merupakan bentuk kegelisahan Helfi terhadap kondisi film Indonesia yang cenderung bertema seragam, yakni horor komedi bercampur adegan vulgar.

“Ini memang film yang sangat ingin gue buat, tentang kejatuhan Soeharto di tahun 1998. Dan gue pengen buat pakai dana sendiri dan tidak mau pakai intervensi. Karena masih ada bagian dari Soeharto yang gue idolakan,” sambung sutradara film Suster Keramas ini.

Meski paham film ini akan menemui banyak hambatan, Helfi mengaku tetap semangat. Riset dan mempelajari sejarah di masa-masa kejatuhan Soeharto pun sudah dilakukan Helfi.

“Gue sudah siap dengan segala risiko ke arah itu (kontroversi-red). Gue riset dari sopir taksi dan ibu-ibu. Mencari banyak tentang Soeharto dan mencari dari buku G30S PKI. Gue usahakan akan tetap tampil di bioskop. Karena film ini lebih kepada personal, bukan kepada istana,” tutur sutradara Mengaku Rasul ini.

Helfi mengakui film indie pertamanya ini berbiaya rendah. Tidak lebih dari Rp500 juta. Dan semua aktris pendukung film ini masih dalam tahap seleksi.

“Ceritanya dari gue sendiri. Ini menjadi film yang utuh dan tetap ada unsur komedinya. Soal judul sudah gue dapat dua bulan lalu, judulnya Antara Aku ada Soeharto,” terang Helfi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: