2 Pemuda Gagahi Gadis SMP di Pasar Kosong

Dari catatan Polisi, kedua pemuda itu diketahui bernama Riyono (22), Warga Desa Argotirto, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang serta Roni (18), Warga asal Desa Mulyoasri, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Ihwal kejadian itu bermula saat Riyono, bertandang ke rumah Roni di Mulyoasri, Ampelgading, Malang, pada Selasa lalu. Keduanya yang masih terikat hubungan famili itu, akhirnya berbicara seputar gadis. Kepada Riyono, Roni lantas memberikan sebuah nomer HP milik Intan. Kepada Polisi, Roni mengaku mendapatkan nomer ponsel Intan dari seorang temannya.

“Awal mulanya, Riyono menelpon dan mengajak ketemuan Intan. Karena saling penasaran, kita akhirnya bertemu di pasar malam di Ampelgading, pada kamis dua hari berikutnya,” terang Roni, pemuda yang mengaku empat kali menggerayangi tubuh mungil Intan saat diinterogasi Polisi.

Usai disepakati tempat pertemuanya, Intan langsung datang ke pasar malam. Mereka bertiga akhirnya ngobrol. Entah siapa yang mulai lebih dulu, Intan akhirnya dibonceng bertiga dan diajak di tempat yang sepi. Riyono pun lantas membawanya ke pasar baru, Ampelgading. Pasar yang tidak berfungsi dengan baik itu, akhirnya dibuat mereka berdua untuk melampiaskan nafsunya.

Karena sepi, Roni yang saat itu mengajak Intan ke sebuah bedak di dalam pasar baru, akhirnya mencumbui Intan. Intan sempat berontak dan berteriak. Tapi, dekapan Roni lebih kuat. Karena tak leluasa, Roni pun mengakui jika dirinya, hanya sempat meraba-raba alat vital korban sambil terus menciuminya. Melihat itu, Riyono pun tak tinggal diam.

Ia yang merasa lebih tua dari saudara sepupunya Roni, akhirnya mengajak Intan ke tempat yang sepi. Dipilihlah sebuah pemandian umum di desa Segaran, Ampelgading, Malang. Saat tiba di tempat itu, hari sudah gelap. Intan pun akhirnya diletakkan disebuah warung kosong yang ada di sekitar tempat pemandian.

“Saya cuma menciumi dan meraba saja mas. Kalau hubungan intim, dia yang melakukannya karena saya menunggu di atas motor,” papar Roni sambil menunjuk Riyono.

Suasana sepi pemandian, rupanya dimanfaatkan Riyono untuk menggagahi Intan. Intan yang hanya menangis, akhirnya diperkosa Riyono hingga dua kali. Beruntung aksi ketiga kalinya tak sampai dilakukan karena keburu terpergok warga sekitar. Warga yang mengetahui kejadian itu, akhirnya melaporkan ke orang tua korban.

Tak terima perlakuan keji dua pelaku, orang tua korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Ampelgading, Malang. Riyono dan Roni akhirnya ditangkap Polisi.

Karena kasus itu melibatkan anak di bawah umur, dua pemuda yang masih berhubungan kerabat itu, akhirnya diserahkan ke Unit PPA Polres Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut.[beritajatim.com/mut]

2 Tanggapan

  1. kok riyono gak ngajak2 aq ya

  2. walah rek..rek…iso-isone iku lho….!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: